Penembakan Terjadi di Kompleks Pertamina Lama Tolikara, Seorang Warga Luka di Bagian Betis
- account_circle admin
- calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TOLIKARA, PAPUA PEGUNUNGAN — Aksi penembakan dilaporkan terjadi di Kompleks Pertamina Lama, Distrik Wenam, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan, pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 19.25 WIT.
Berdasarkan laporan awal yang diterima dari sumber langsung, seorang warga bernama Aryo Saputra (25) mengalami luka tembak pada bagian betis kaki sebelah kiri dalam peristiwa tersebut.
Dalam laporan disebutkan, penembakan diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata yang disebut sebagai bagian dari kelompok OPM dengan menggunakan satu pucuk pistol. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Kompleks Pertamina Lama, yang kemudian mendapat penanganan dari aparat keamanan.
Setelah kejadian, Aryo Saputra dievakuasi ke Pos Kout Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 511/DY untuk mendapatkan pertolongan medis. Personel Satgas Yonif 511/DY juga dilaporkan memberikan penanganan awal terhadap korban.
Sementara itu, aparat keamanan bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok yang diduga terlibat dalam aksi penembakan tersebut.
Sebanyak 10 personel Kodim 1716/Tolikara dan 10 personel Satgas Rajawali V dilaporkan bergerak menuju Kompleks Pertamina Lama. Tim tersebut dipimpin oleh Lettu Inf Imam Eko Santoso, selaku Pasi Intel Kodim 1716/Tolikara.
Hingga laporan awal ini disusun, situasi di sekitar lokasi masih dalam penanganan aparat keamanan. Personel Satgas Yonif 511/DY tetap bersiaga di pos sekaligus memberikan bantuan terhadap korban.
Pihak keamanan juga masih melakukan upaya pengejaran untuk mengetahui keberadaan kelompok yang diduga melakukan penembakan.
Belum ada informasi lebih lanjut mengenai kondisi terkini korban maupun hasil pengejaran terhadap pelaku. Perkembangan situasi di lapangan masih menunggu laporan resmi berikutnya dari aparat berwenang.





- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar